
Hentikan pertengkaran terkait suhu oven SIPA Anda!
Jika Anda pernah menggunakan mesin pembuat botol berjenis SIPA, pasti Anda tahu betapa menyebalkannya fluktuasi suhu saat proses pemanasan berlangsung. Hal ini sangat mengganggu. Anda akan melihat adanya “titik-titik dingin” pada permukaan botol yang dibuat, karena lampu inframerah tidak bekerja secara merata. Akibatnya, dinding botol menjadi tidak rata, dan botol pun bisa pecah. Ini merupakan pemborosan plastik dan waktu Anda. Kami membuat lampu pengganti yang sederhana dan mudah dipasang, sehingga dapat menghilangkan masalah fluktuasi suhu tersebut.
Fakta tentang penyesuaian daya
Banyak bengkel mencoba menghemat uang dengan menggunakan berbagai merek lampu atau daya yang berbeda. Itu merupakan kesalahan besar. Bahkan perbedaan daya sebesar 5% saja sudah cukup untuk mengganggu viskositas resin PET. Kami selalu mengikuti spesifikasi OEM SIPA untuk tegangan dan daya yang digunakan. Mengapa? Karena hal ini memastikan bahwa setiap tabung di dalam oven menghasilkan energi inframerah yang sama.
Tips penting: Jika Anda menggunakan sistem tegangan tinggi, reflektor harus tetap bersih. Jika reflektor kotor, maka 20% energi yang dihasilkan akan sia-sia.
Detail teknis: Kuarsa dan konektor
Kami menggunakan kaca kuarsa berdinding tebal. Bahan ini sangat tahan panas, sehingga tabung-tabung tidak akan bengkok saat suhu sangat tinggi. Selain itu, kami juga menggunakan gas halogen sebagai isi tabung, sehingga filamen tidak akan cepat rusak.
Pemasangan
Pemasangan lampu-lampu ini sangat mudah. Cukup lepaskan tabung lama, bersihkan kotoran yang menempel pada kontaknya, lalu pasang tabung baru. Yang terbaik adalah karena lampu-lampu ini memiliki daya yang sama, Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk menyetel pengaturan PLC hanya untuk mengatasi masalah lampu yang “lemah”.
Perhatian: Jika Anda menggunakan lampu-lampu ini pada kekuatan 100%, maka kipas pendingin harus bekerja lebih keras. Pastikan aliran udara tetap lancar, agar holder lampu tidak rusak akibat panas yang berlebihan.